Tuesday, August 19, 2014

TITIK, GARIS DAN SUDUT



TITIK, GARIS DAN SUDUT

Oleh: Samsul Maarif


A.    Titik
Dikehidupan sehari-hari simbol titik “.” biasa digunakan ketika kita menulis suatu kalimat maka diakhiri dengan simbol titik yang berarti mengakhiri suatu pernyataan dalam bentuk kalimat. Tentunya titik yang dimaksud berbeda dengan definisi titik pada geometri meskipun secara penyimbolan sama. Dalam buku The Element of Euclid didefinisikan bahwa sebuah titik tidak memiliki bagian. Timbul pertanyaan jika titik tidak memiliki bagian apakah titik memiliki besaran?.
Memang sangat sulit untuk menggambarkan sebuah titik dalam kehidupan sehari-hari. Nampaknya bangun geometri yang satu ini tidak dapat kita ambil contoh betuk dan besaranya dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaan titik hanya ada pada alam ide yang kedudukanya sebagai penyebab dari bentuk dan sifat bangun geometri yang lain. Kita dapat membayangkanya dalam ide pikiran kita tanpa mempertimbangkan, mengenal atau juga mengatakan bahwa titik tidak ada. Jadi sebuah titik pada geometri adalah sebuah kesepakatan untuk menunjukan sebuah bagian yang tidak memiliki bagian. Sehingga, tentang apakah titik memiliki ukuran, tentunya tidak ada ukuran kuantitas pada sebuah titik. Tapi, tidak dapat dikatakan pula bahwa kuantitas dari sebuah titik adalah bernilai nol. Misalkan dengan mengatakan panjang sebuah titik adalah nol sentimeter. Karena, jika mengatakan bahwa titik berukuran nol centimeter itu sama halnya bahwa keberadaan titik tidak ada. Sama seperti kita mengatakan banyaknya air pada sebuah gelas adalah nol sentimeter kubik yang berarti dalam kegelas itu sama sekali tidak menagandung air. Artinya, sebuah titik juga bukan sebagai sutau kedudukan yang unik pada ruang.
Nampaknya analogi lain untuk menjelaskan kedudukan titik dengan memperhatikan pernyataan berikut “sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan maka kita akan menuai kebaikan”. Perhatikan baik-baik pernyataan tersebut. Tentunya semua dari kita sepakat bahwa kebaikan aka nada balasanya. Berapa kecil kebaikan yang dilakukan dalam pernyataan itu? tentunya kita tidak bisa menghitungya akan tetapi eksistensi dari balasan kebaikan itu ada dan dapat diterima oleh akal.
Demikian halnya sebuah titik yang eksistensinya dalam geometri diakuai akan tetapi berapa besar atau kecil nilai kuantitas dari sebuah titik tidak dapat ditentukan. Sebuah titik tidak dapat ditentukan panjang, lebar, volume atau besaran lainya. Sehingga, sebuah titik harus dipahami secara jelas dalam alam ide bukan dipahami sebagai benda yang dapat ditentukan secara kuantitas.
Dalam geometri menuliskan sebuah titik dengan noktah “.” dan dinamai dengan menggunakan huruf capital, seperti di bawah ini

                                              . A
                                        .B

Unduh artikel selengkapnya disini  Titik, Garis dan Sudut

No comments:

Post a Comment

Mohon komentarnya....!

Pendidikan

Analisis Data Statistik dengan SPSS


Tinggalkan Pesan dan Kesan Anda di Buku Tamu

Komentar Terbaru